Jumaat, 30 September 2011

Bila Cinta

Thx a lot to Yara n Achie!!
Nice song n piano :)
Menghitung Hari+Bila Cinta



Bila cinta kini
Tak lagi bermakna
Yang ku rasa kini
Hanyalah nestapa
Ditinggalkan cinta masa lalu
Dulu kau tawarkan
Manisnya janjimu
Yang ku sambut itu
Dengan segenap hatiku
Bila engkau pergi
Tinggalkanku
Hilangnya cintamu
Menusuk hatiku
Hingga ku memilih
Cinta yang fana
Perginya dirimu
merobek jantungku
Hingga ku terjatuh
Dalam harapan
Hilangnya cintamu
Menusuk hatiku
Hingga ku terjatuh
Dalam harapan
Uuu…
Dalam harapan

Kongsi Ilmu


* Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.(Ibnu Attailllah as Sakandari)

* Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

* Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Sayidina Ali bin Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam

* Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah akhlaq manusia.(Nasirin) Kata kata Mutiara Islam

* Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam

* Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. (Ibnu Mas’ud)

* Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi Thalib)

* Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.(Umar bin Khattab)

* Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi) Kata kata Mutiara Islam

* Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Kattab) Kata kata Mutiara Islam

* Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari.(Bediuzzaman Said Nursi) Kata kata Mutiara Islam

* Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi) Kata kata Mutiara Islam

* Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.(Bediuzzaman Said Nursi)

* Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)

* Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.(Ali bin Husein)

* Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said Nur)

* Pangkal dai semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah.(Abu Sualeman Addarani) Kata kata Mutiara Islam.


http://www.hpgua.com/2011/06/kata-kata-mutiara-islam.html

http://www.hpgua.com/2011/04/kata-kata-indah-cinta.html

14 Hari sahaja

SPM!
Semakin dekat.
Dah tambah tolak darab bahagi,
Masa yang ada tinggal 14 hari sahaja lagi.
Dah tahap kritikal ni.
Maknanya sekarang ni,
Kalau aku seorang pesakit,
Maut akan datang dalam 14 hari sahaja lagi,
Pasti aku akan bertaubat dan buat macam2,
Tapi sbg pelajar,
Masih lagi orang yang sama,
Usaha pun sikit je.
Ayuhh!! Bangkit!!
Tolong bangun dpd koma.

Kata mutiara:
Bekerjalah kamu seolah-olah kamu akan hidup 1000 tahun lagi,
Dan beribadahlah kamu ibarat esok kamu akan mati.

Wahai Sang Hati


Duhai hati...
Mengapa perlu engkau bersedih?
Mengapa perlu engkau tangisi sesuatu yang sudah bukan lagi milikmu?
Mengapa engkau selalu memikirkan tentang sesuatu yang bukan merupakan hal ehwal urusanmu?
Mengapa engkau selalu mahu menyalahi takdir?
Mengapa engkau selalu sukar menerima hakikat realiti?
Mengapa engkau sukar mengerti dan memahami apa yang sedang berlaku?
Wahai sang hati...
Andai engkau mengetahui betapa hebat aturan-Nya,
Pasti engkau akan sabar pada pukulan pertama di atas badai yang melanda dirimu,
Pasti engkau akan redha di atas setiap percaturan-Nya,
Pasti engkau akan yakin dan percaya akan setiap tindakan-Nya ke atasmu hamba yang lemah lagi hina.
Kadangkala kita terlalu inginkan sesuatu,
Tetapi Dia lebih mengetahui,
Kerana barangkali apa yang engkau suka itu tidak baik bagimu,
Dan barangkali sesuatu yang engkau tidak suka itu baik bagimu,
Hebatnya perancangan Rabbul Izzati.
Aduhai kalbu...
Nalurimu meraung-raung sekuat hati demi menggapai secebis keinginanmu,
Dan apabila kau berjaya untuk mendapatkannya,
Kau jadi lupa kepada yang memberikanmu nikmat itu,
Maka kau layari bahtera yang terumbang-ambing itu demi kepuasan dirimu,
Malangnya tiba suatu masa,
Engkau tersungkur di persada jalanan dek kerana terlalu ghairah mengejar duniawi,
Tatkala itu barulah engkau mula mengenal sang Pencipta.
Jatuh tersungkur itu bukan buat selama-lamanya,
Namun itulah api yang menyemarakkan nyalaan obor hatimu,
Itulah perisai diri yang mula untuk memagari dirimu,
Tatkala itu pasti engkau terkedu seketika,
Betapa pintu pengampunan-Nya masih terbuka luas buatmu.
Wanita solehah idaman semua...
Untuk merealisasikannya bukan satu perkara yang mudah,
Tetapi ia sama sekali tidaklah mustahil,
Ayuh kita menjadi seindah mawar berduri.

Terima Kasih CIKGU !

Khamis, 29 September 2011

Dia Kata

Tadi chat chat dengan dia,
Dia sambung belajar,
Patut laa seminggu hilang,
Dia tengah down,
Chat chat dengan dia jap,
Bagi kata kata semangat,
Dia masih m'harap kata2 semangat dr orang tu,
Tapi aku gembira,
Dapat jadi tempat luahan hati dia,
Dia tanya tak nak bagi dia buku baru?
Nak Nak Nak!
Kalaulahh aku boleh bg tahu impian gila aku kat dia,
Haihhhhhh!!!
Indahnya dunia!
Hhahahhahha.

Dia kata:
Jangan jadi macam dia, syg seseorang tu boleh tapi jangan lebihlebih,takut makan diri sendiri. Sebab dia terlalu sayang dan tak pernah simpan sikit untuk diri sendiri. Sebab tu sampai sekarang dia masih ingat kat orang tu dan jadi macam sekarang sampai kesihatan pun terjejas. Dia semakin dapat menerima takdir. Sekarang ni dia semakin sedar, buat apa mengenang sesuatu yang belum pasti milik kita. Sekarang dia dalam proses membuka buku baru dan aku kata simpan buku lama dan jgn buang.

Alhamdulillah

Dian Sastro:
disaat waktu berhenti...kosong
dimensi membutakan mata,memekakkan telinga
lalu diri menjadi hampa
saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka*
sadarku akan hadirmu,mematahkan sendi2 yang biasanya tegak berdiri

Yassin:
ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)
hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)
syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)
ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)

Malique:
merenungi luar jendela,mengagumi kebesaran yang Maha Esa
ku menilai kehidupan dari sudut berbeza
tak memadai hanya kecapi rasa selesa
maukan harta yang mampu beli 1 semesta
berpesta ke pagi botol bergelimpangan
kekasih muda bukan takat berpegang tangan
harta dan jamuan nafsu tidak berkekalan
bila menjelang tua bukan itu jadi bekalan
dan jangan puisi ini disalah tafsir pula
bukan berkhutbah cuma betuli diri jua
ingin hidup sempurna aset nilai berjuta,
saling tukar wanita,senyum dan mati tua
bakat dikurnia jangan disalah guna
jangan kufur nikmat yang diberi percuma
guna kelebihan untuk hikmah bersama
jagalah nama hidup penuh pementasan dan drama
ada berisi ada yang kurus,ada melencong ada yang lurus bukan semuanya tulus
ada sempuna ada kurang upaya ada yang jadi buta hanya bila sudah kaya
sebesar rumah bermula dengan sekecil bata,boleh hilang dalam sekelip mata
ucaplah alhamdulillah bukannya sukar, kerna semua nak kaya atau besar
tetap Allahuakbar!!!

Joe Flizzow:
jadikanlah ku tentera Fisabilillah yang tertera di kalimah harap memanduilah
entah apabila persimpangan tiba,hidup penuh rintangan harus kuhadapinya
harapku tidak terlupa diri bila gembira,dan cuma mula mencari kau disaat hiba
ku cuma manusia penuh dengan kesilapan tapi bisa membezakan cahaya dan kegelapan
tabah bila dihalangan duri onak dan cobaan
teguh bila dicobakan keruh kuasa dan perempuan
sentiasa legar diminda,dikejar dan dipinta dari zaman bermula hingga ke akhirnya
ku mengerti siapa ku tanpamu disisi dan apa guna posesi juga posisi
sementara ini cuma hanya puisi,nukilan tulisan dan bisikan isi hati
mencari keterangan,menjiwai peranan menepati pesanan janji juga saranan
alhamdulillah atas kurniaan rezeki,moga tidak terleka dalam perjalanan ini

Ahli Fiqir:
aku yang memandang di dalam lubuk hati,mencari-cari zat rahsia yang katanya tersembunyi
aku yang melihat alam meliputi wujud menyertai lalu ku pindahkan alam ke dalam mata hati
aku hakiki,aku mengerti segala yang terjadi di langit dan di bumi
gunanya tiada fantasi, pelik dan benar,qada' dan qadar kau berilah ku kekuatan
agar dapat ku hindarkan segala kesesatan
usah kau biar nafsuku terliur dari pandangan majazi ini,
aku yang hodoh lagi hina amat benar merindui
moga cahaya lailatul tak membutakan mataku,semoga segala puji tak ku meninggi diri
moga segala janji dapat juga ku penuhi,moga dapatku hadapi tikaman dari belakang
lidah setajam pisau, ku tidak akan risau dengan cabaran sepanjang perjalanan
ku pasrah ku akur 7,8,6 Alhamdulillah Syukur...

Dian Sastro:
sujudku pun takkan memuaskan inginku
'tuk hanturkan* sembah sedalam kalbu
adapun kusembahkan syukur padamu ya Allah
untuk nama,harta dan keluarga yang mencinta
dan perjalanan yang sejauh ini tertempa
alhamdulillah pilihan dan kesempatan
yang membuat hamba mengerti lebih baik makna diri
semua lebih berarti akan mudah dihayati
Alhamdulillah,Alhamdulillah,Alhamdulillah....
 




Sharing is caring

"Sesungguhnya aku sedang mensihati kamu,
Bukanlah bererti akulah yang terbaik dikalangan kamu,
Bukan juga yang paling soleh dikalangan kamu,
Kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri,
Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila ia sempurna,
Nescaya tidak akan ada pendakwah,
Maka akan jadi sikitlah org yang memberi peringatan"

-Imam Hasan Al-Basr

Saling Mengingati

Salah ke berkata kata apa yang benar?
Bukan berlagak baik atau alim,
Tapi sekadar saling mengingatkan antara satu sama lain,
Tidak semestinya kita alim apabila memperkatakan sesuatu yang baik.
Bukan semua yang berfikiran sempit macam tu,
Tapi rata rata semuanya,
Tapi bukan semua.
Memperkatakan sesuatu yang baik dan orang tersebut mengamalkannya,
Secara tak langsung kita akan mendapat ganjaran.
Itu apa yang pernah aku belajar.
Mungkin orang tak biasa agaknya,
Tapi tak salahkan menerima perubahan orang lain,
Setiap manusia itu berubah,
Dan kita harus menerima,
Lebih lebih lagi berubah ke arah kebaikan.

Masa Membawa Sejarah Pergi


Masa berlalu bagai bergerak pada satu garis yang lurus. Tidak pernah berhenti dan terus berlalu tanpa menghiraukan apa-apa hingga ke hujung waktu. Ketika waktu berlalu, kita sibuk mengisi masa kita dengan pelbagai aktiviti.
Di atas garis waktu itu, kita bermain dengan perasaan sendiri, adakalanya kita sangat gembira dan ada masanya kita bersedih. Semuanya berlaku dalam masa yang sentiasa berlalu. Seketika kita bergembira dan seketika kita berduka, waktu tidak pernah mengendahkannya.
Malah, kita sendiri yang perlu bijak mengisi setiap masa yang ada agar setiap tinggalan garis masa mencatatkan kebaikan dan bukanlah keburukan. Benarlah.
"Demi Masa! Sesungguhnya manusia itu di dalam kerugian. Kecuali mereka yang beriman, beramal soleh dan berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan kesabaran." (Al 'Asr 103: 1-3).
Di kala kita dilanda masalah dan dugaan, sering kita rasa menyesal dengan apa terjadi. Mungkin kita sedar akan kesilapan yang kita lakukan dan mungkin juga kita menunding jari mencari salah pada orang lain. Akhirnya, masa berlalu dan kita hanya perlukan masa untuk mengubati kekecewaan dan penyesalan.
Sering terjadi kita cuba menghilangkan titik hitam yang tercatat pada lebaran sejarah hidup kita. Hakikatnya, setiap yang berlaku tidak akan kita dapat mengubahnya kembali.Menghilangkan dan memadam sejarah adalah suatu yang mustahil. Namun , usaha untuk memadam sejarah adalah usaha yang sia-sia.
Sejarah sudah pasti berlaku dan tidak dapat dipadamkan. Seharusnya kita menerima hakikat ini dan mula berganjak ke hadapan. Tidak usah fikirkan cara untuk memadamkan dengan apa terjadi. Malah ingatan pada otak kita juga tidak akan berjaya kita padam semudah itu. Biarlah masa menguruskannya dan kita mengurus diri kita sendiri. Yakinlah, sejarah itu hanya akan kabur di makan waktu dan akan terus kabur apabila kejayaan dan kebahagiaan menggantikan dan memakan sisa sejarah lampau.
Mengapa perlu kita menjadikan sejarah sebagai halangan dan kekecewaan. Sudah tentu ia tidak dapat diubah. Kita yang hidup pada hari ini dan ketika ini adalah watak, pandangan, minda dan jasad yang masih boleh diubah. Berubahlah pada hari ini untuk mencipta hari-hari yang mendatang.
Jadikanlah sejarah sebagai satu cabaran. Titik hitam hanyalah secebis sejarah. Kita perlu ke hadapan. Cabarlah diri sendiri untuk menjadi seorang yang lebih baik, mengubah situasi menjadi lebih baik dan memperoleh keredhaan Allah. Tadahlah tangan memohon doa dan sujudlah pada Allah. Mohon bantuan dan petunjuk dari Allah SWT serta bertaubatlah dengan dosa yang lalu.
Kita tidak perlu hidup dengan ketakutan dan kekecewaan sejarah yang lalu. Ia tetap ada dan tetap pergi. Kita perlu hidup pada hari ini dengan keyakinan dan cita-cita pada hari ini.Kenapa perlu hidup dalam kekecewaan yang berpanjangan sedangkan kita impikan kesejahteraan dan kebahagiaan. Apakah ketika kita sedih dan kecewa, kita tidak punya kemampuan untuk mengecapi kesejahteraan dan kebahagiaan sedangkan masa telah membawa pergi segala yang telah terjadi.
Berbekalkan apa yang kita peroleh pada hari ini, maka bangunlah menghadapi cabaran hidup ini. Dugaan pasti datang dan sejarahlah yang memberi kita keyakinan. Sejarah memberi pengajaran bukannya halangan. Sejarah memberi kematangan bukannya kemunduran.
Katakanlah pada hari ini bahawa hidup aku lebih baik dari semalam kerana itu yang aku inginkan. Bermohonlah pada Allah yang menciptakan kehidupan ini dan yang Maha Mengetahui apa yang akan terjadi. Mohonlah perlindungan dariNya.
Masa depan belum menjanjikan apa-apa kerana masa depan belum tiba. Tetapi kita hidup pada hari ini mampu menjadikan ia lebih diyakini dengan membentuk siapa diri kita pada hari ini. Cermin diri pada hari ini agar kita berasa sedia menghadapi hari-hari esok.
Mulai dari detik ini, kita periksa setiap inci kehidupan kita. Buanglah keburukan dan wujudkan kebaikan. Sememangnya kita layak menjadi seorang yang baik dan hidup dalam keadaan yang lebih baik. Perbaikilah hubungan kita dengan diri kita sendiri. Perbaikilah hubungan kita dengan manusia dan perbaikilah hubungan kita dengan yang Maha Pencipta.
Apabila kita mengubah diri kita kepada kebaikan maka persekitaran juga akan menjadi lebih baik. Apabila persekitaran kita menjadi baik maka lingkungan hubungan kita juga akan turut menjadi baik.
Jadilah seorang yang baik, beramal soleh dan saling berpesan-pesan ke arah kebaikan. Manusia memang sering melakukan kesilapan, oleh kerana itu kita perlu saling menasihati dan memohon ampun atas kesilapan yang kita lakukan.
Kita hanyalah si kerdil yang dikuasai oleh hati yang jauh lebih kerdil dari jasad kita ini.
Jika hati ini sedih, takut, kecewa dan risau, sekujur tubuh ini tidak merasa yakin untuk melangkah mengejar kejayaan. Ini hanya mainan hati dan bisikan syaitan yang tidak jemu untuk menyesatkan kita.
Jika hati ini berani, gembira dan bahagia, maka keyakinan yang kita peroleh amat luar biasa. Maka janganlah biarkan hati kita diugut-ugut dengan sejarah, kerana masa telah membawa sejarah pergi.
"Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka baiklah tubuh manusia itu, akan tetapi bila daging itu rosak maka rosak pula tubuh manusia. Ketahuilah bahwa sesungguhnya segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari-Muslim)

Sabtu, 24 September 2011

Jangan Fikir Doktor Itu Tuhan


Sering kali apabila kita sakit doktor akan meminta kita untuk makan ubat. Tiada pula doktor suruh untuk melakukan perkara lain.
Doktor : Encik makan ubat ini ya. Nanti cepat sikit sembuh.
Pesakit : Ubat yang doktor Klinik ABC bagi itu tidak elok lah doktor. Dah 3 hari saya makan tapi tidak elok jugak sakit saya ini. Makin parah ada lah saya rasa.
Doktor : Tidak apa encik. Saya bagi ubat lain ya. Nanti encik makan. Jangan tidak makan pula.
Pesakit : Baiklah doktor. Saya akan makan ubat ni sampai sembuh. Terima kasih doktor
Doktor : Sama-sama encik.
Apa niat kita masa makan ubat tu?
Adakah kita berkeyakinan bahawa dengan makan ubat itu sakit yang kita deritai akan sembuh?
Adakah kita menaruh harapan bahawa ubat itu akan membawa kesembuhan buat kita?
Adakah kita beranggapan bahawa ubat itu punya kuasa magis untuk menyembuhkan penyakit?
Adakah kita rasa doktor yang kita jumpa itu punya kuasa untuk sembuhkan kita?
Sebenarnya kita tidak sedar bahawa dengan beranggapan sedemikian kita telah terjatuh dalam syirik kecil. Astaghfirullahal 'Azim. Perlu diingatkan bahawa ubat itu hanya menjadi perantara kepada kesembuhan penyakit. Bukannya ubat itu yang punya kuasa untuk menyembuhkan penyakit. Bahkan hanya Allah sahaja yang punya kuasa yang Maha Penyembuh.
Ikuti senario berikut (di klinik pesakit luar) :
Pesakit : Assalamualaikum tuan doktor. Selamat pagi.
Doktor : Selamat pagi makcik.
Pesakit : Tuan doktor, makcik sakit kepala sudah 3 hari. Dah pergi jumpa doktor dekat klinik sebelah itu. Dia bagi ubat tapi tidak hilang jugak sakit kepala makcik ini. Makcik rasa doktor itu tidak rasi la dengan makcik.
Doktor : Ye ke makcik? Rasi macam mana tu?
Pesakit : Ye la. Bulan lepas makcik sakit gigi pergi juga dekat situ. Ubat yang dia bagi tidak elok juga. Makcik rasa bukan ubat yang tidak elok. Tapi doktor itu yang tidak reti bagi ubat agaknya, atau pun doktor itu tidak ada power nak ubat pesakit.
Doktor : Oooo... gitu. Jadi makcik rasa saya ini ada power untuk ubatkan makcik?
Pesakit : Ye la kot.
Doktor : Mana makcik tahu? (sambil mengambil tekanan darah dan meletakkan stetoskop di dada pesakit tersebut)
Pesakit : Ye la. Sebab doktor ini nampak ada gaya doktor. Bak kata orang tu...ade "nokoh" jadi doktor.
Doktor : makcik ni kelakar la.
Pesakit : Apa yang kelakarnya doktor?
Doktor : Makcik.... sebelum keluar rumah nak datang sini tadi makcik ada tak sembahyang hajat?
Pesakit : Tidak ada pula doktor. Kenapa doktor tanya macam itu?
Doktor : Makcik, saya tidak ada apa-apa kuasa nak sembuhkan makcik. Ubat yang saya bagi jugak tiada  kuasa nak sembuhkan sakit kepala makcik.
Pesakit : ????? (dengan gaya mulut terlopong)
Doktor : Betul makcik.
Pesakit : Jadi apa guna makcik datang sini. Baik makcik pergi cari doktor lain yang ada power
Doktor : Nanti dulu makcik. Saya tidak habis cakap lagi.
Pesakit : Ok doktor... teruskan...
Doktor : Setiap penyakit itu datangnya dari Allah dan setiap ubat itu jugak dari Allah. Saya dengan ilmu perubatan yang ada telah diberi kelebihan oleh Allah untuk menjadi orang yang boleh memberikan perantara (ubat) untuk menyembuhkan penyakit.
Dengan sebab perantara itulah maka penyakit akan insya'allah sembuh. Allah beri kita penyakit supaya kita ingat akan Dia. Supaya kita berikhtiar untuk mencari ubat itu. Dalam masa yang sama tidak melupakan Dia. Penyakit jugak sebagai kafarah untuk menghilangkan dosa kalau kita sabar. Kalau tak sabar, bertambah lah dosa.
Pesakit : Oooo... macam tu rupanya.
Doktor : Iye makcik. Jadi, makcik betulkanlah niat makcik itu dan betulkanlah juga anggapan makcik itu ya. Lain kali kalau nak datang jumpa mana-mana doktor, makcik sembahyang hajat dulu, ingat akan Allah. Niatkan tujuan makcik nak berjumpa doktor adalah untuk berikhtiar mencari ubat dan dengan asbab ubat itu dan dengan izinNya penyakit makcik mudah-mudahan akan sembuh ya. Ingat makcik. Ubat atau pun doktor tak punya apa-apa kuasa untuk sembuhkan penyakit.
Pesakit : Baiklah doktor. Terima kasih banyak kerana mengingatkan makcik. Ini ada ubat tidak doktor?
Doktor : Ada makcik. Jangan risau. Makcik tau tidak baca doa makan ubat?
Pesakit : Makcik biasa baca bismillah je.... tak tau pula ada doa khusus untuk makan ubat.
Doktor : Ada makcik. Ni saya dah tuliskan dalam kertas ni. Nanti masa nak makan ubat tu makcik baca dulu doa ini ya. Kalau makcik tidak boleh baca, mintak tolong sesiapa yang boleh bacakan. Ini doa Bismillah Enam.
Bunyiknya dalam bahasa Melayu:
Bismillahi Kaafi
Bismillahi Shaafi
Bismillahi Waafi
Bismillahi Muafi
Bismillahi Robbussama waatiwal ardhi
Bismillahi Layadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi, walaa fissamaa'i wahuassami'ul 'aliim
Kita berusaha, ALLAH yang menyihatkan